Nilai Hadis dan Amaliah


Jika didapati sebuah hadis dengan kategori palsu, tidak berarti secara otomatis pesan amal yang terkandung tidak boleh diamalkan. Sebab, sering kali sebuah hadis itu palsu, namun banyak hadis lain yang bermakna sama atau mengandung perintah yang sama, dan hadis tersebut adalah shahih.

Sebagai contoh:

Hadis keutamaan surat al-Ikhlas atau surat Yasin banya yang berkategori palsu, terutama masalah pahala membacanya. Namun palsunya hadis tersebut tidak berarti kita tidak boleh membaca surat al-Iklhas atau Yasin, atau membaca kedua surat tadi tidak berpahala. Hanya saja, jika ingin mengetahui pahala yang dijanjikan besarnya seperti apa, maka gunakanlah hadis yang shahih atau bahkan da’if.