Metodologi Sunan al-Tirmizi


  • Dalam meriwayatkan hadis, al-Tirmizi menggunakan metode yang
    1. Berbeda dengan ulama lain. Berikut metode yang ditempuh:
    2. Mentakhrij hadis yang menjadi amalan para fuqaha’.

 

  • Memberi penjelasan tentang kualitas dan keadaan hadis.
    1. Ada empat syarat yang ditetapkan oleh al-Tirmizi sebagai standarisasi
      periwayatan hadis, yakni:
    2. Hadis-hadis yang sudah disepakati keshahihannya oleh Bukhari dan Muslim.
    3. Hadis-hadis shahih menurut standar keshahihan Abu Dawud dan al-Nasa’i.
    4. Hadis-hadis yang tidak dipastikan keshahihannya dengan menjelaskan sebab-sebab kelemahannya.
    5. Hadis-hadis yang dijadikan hujjah oleh para fuqaha, baik yang shahih maupun tidak, asalkan tidak sampai pada tingkat dha’if matruk.