Marfu’ Lafdzan


Marfu’ lafdzan, yaitu hadis yang secara terang-terangan sahabat atau perawinya menyatakan bahwa Rasulullah saw mengatakan, melakukan atau menyetujuinya.

Contoh Hadis Marfu’ Lafzan :

قال البخاري:

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ.

  • Hadis ini diriwayatkan Bukhari dalam shahihnya.
  • Hadis diriwayatkan langsung oleh Anas ra. marfu’ dari Nabi saw.
  • Oleh karenanya hadis ini bisa dijadikan salah satu contoh hadis yang marfu’ lafzan.
  • Pada dasarnya kebanyakan hadis yang terangkum dalam kitab-kitab hadis berstatus marfu’, walaupun ada juga sebagian besar yang mauquf pada sahabat.