Maqlub pada Matan yaitu penukaran yang terjadi matan hadis.
Ada dua bentuk:
1. Bentuk pertama
Seorang perawi menempatkan sebuah matan hadis tidak pada tempatnya. Contoh: hadis yang diriwayatkan imam Muslim tentang 7 orang yang dinaungi oleh Allah pada hari kiamat:
وَرَجُلٌ تَصَددَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ يَمِيْنُهُ مَا تُنْفِقُ شِمالُهُ
Lafaz ini terbalik pada periwayatan salah seorang perawi, asalnya adalah sebagai berikut:
وَرَجُلٌ تَصَددَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ
2. Bentuk Kedua
Seorang perawi menempatkan matan suatu hadis pada satu sanad hadis lain, bukan sanad asli hadis tersebut. Atau menempatkan sebuah sanad pada matan hadis yang lain (bukan matan aslinya).
Contoh jenis hadis ini adalah hadis yang dibuat untuk menguji hafalan Imam al-Bukhari. Para ulama Bagdad membuat seratus hadis secara terbalik-balik. Dan al-Bukhari bisa mengembalikan matan yang terbalik-balik tadi dengan tanpa kesalahan.