Al-Syafi’i dan Ibn Bukair berkata: “al-La’its lebih ahli dalam bidang fiqh dari pada Malik, namun pengikut al-La’its tidak mengatakan demikian.”
Dikatakan Imam Ahmad: “Di Mesir tidak ada orang yang lebih sahih hadisnya daripada al-Laits.
Al-La’its dalam pandangan Ibn Hibban adalah tokoh ahli pada zamannya. Ahli dalam bidang fiqh, wara’, berilmu, terhormat, dan dermawan.
Yahya ibn Bakir memujinya dan berkata: “Tidak pernah aku dapati orang yang lebih sempurna dari al-Laits ibn Sa’id, beliau adalah orang yang faqih badannya, arab lisannya, bagus dalam al-Qur’an dan nahwu, menghafal hadis dan syair serta bagus hafalannya. Saya belum pernah melihat orang sepertinya”.