Keutamaan Sahabat dalam Hadis


عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

لا تَسُبُّوا أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِي فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَوْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا أَدْرَكَ
مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلا نَصِيفَهُ.

(رواه مسلم : 4611)

Janganlah kalian mencaci maki seseorang dari sahabatku, sesungguhnya tidaklah seseorang dari kalian, kalaulah dia mengeluarkan harta emas sebesar gunung Uhud, tidak akan menyamai apa yang telah mereka nafkahkan walau sebesar satu mud atau nasifnya.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

خَيْرُ أُمَّتِي الْقَرْنُ الَّذِينَ يَلُونِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ.

(مسلم 4599)

Sebaik-baik umatku adalah mereka yang hidup pada abad setelahku, kemudian abad setelah mereka, selanjutnya abad setelah yang kedua.