Beberapa pendapat tentang dampak dan nilai kekuatan hadis ahad:
Menghasilkan keyakinan, ini pun bertingkat tentang keyakinan yang dihasilkan:
- Semua hadis ahad qath’i al-tsubut.
- Hadis ahad yang menghasilkan keyakinan hanya yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim.
Tidak menghasilkan keyakinan, ini dianut oleh ulama ushuluddin, ulama ahli kalam, Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, Qadariyah dan Mu’tazilah, alasannya:
- Hadis ahad diriwayatkan secara perorangan sehingga hanya bisa menghasilkan kemungkinan.
- Riwayat perorangan banyak menimbulkan kesalahan secara personal.
Menghasilkan keyakinan dengan korelasi, diantaranya:
- Diriwayatkan oleh rawi yang tsiqat.
- Ada kesesuaian dengan dalil akal.
- Diterima oleh mayoritas umat akan kebenaran kabar tersebut.