Contoh Perbandingan Hadis Qudsi dan Hadis Biasa


Hadis Qudsi:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ يَقُولُ:

مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ.

Dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda:

Tuhan kita Yang Maha Suci lagi Maha Agung setiap malam turun ke dunia yaitu ketika malam tinggal sepertiganya yang terakhir. Ketika itu Dia berfirman:

Siapakah yang ingin berdoa kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan untuknya. Siapakah yang (ingin) bermohon kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan permintaannya. Siapakah yang akan memohon ampunan-Ku, niscaya akan Ku-ampuni.

Catatan:

  • Setelah Rasulullah saw, Allah, baru isi.
  • Isi Matan: Dari Allah.

 

Hadis Biasa:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّم قَالَ :

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ.

Dari Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda:

Iman itu 60-an bagian, dan malu itu sebagian dari iman.

Catatan:

  • Setelah Rasulullah saw langsung isi / matan.
  • Isi Matan: Dari Nabi saw.