Di antara contoh periwayatan yang menggunakan sifat tasalsul adalah:
- Jika perawi awal menggunakan سمعت فلان maka sampai akhir perawi akan menyampaikan dengan سمعت فلان
- Atau dengan kalimat حدثنا atau أخبرنا maka perawi yang meriwayatkan-pun akan menyampaikan dengan kalimat serupa sampai akhir periwayatan.
- Ada juga kembali pada sifat periwayatan atau keadaannya, seperti hadis اللهم أعنى على ذكرك وحسن عبادتك “ diriwayatkan secara musalsal dengan إني أحبك، فقل.