Karya Tentang Kajian Ini


Nasikh wa al-Mansukh karya Qatadah ibn Di’amah al-Sadusy (61-118).

Sela-sela Abad II dan III ada Nasikh al-Hadits Wa Mansukhuhu karya al-hafidz Abu Bakar Ahmad ibn Muhammad al-Atsram (-261 H).

Abad IV muncul karya Nasikh al-Hadits Wa Mansukhuhu karya Abu Hafsh Umar Ahmad al-Baghdady yang terkenal dengan Ibn Syahin (297-385).

Al-I’tibar Fi an-Nasikh wa al-Mansukh min al-Atsar karya Musa al-Hazimi al-Hamdzani (548-584). Karya ini merupakan penyempurnaan dari karya para pendahulunya, di sini al-Hazimi menggunakan sistematika fiqih dan pada masing-masing bab disertakan hadis yang tampak bertentangan dengan beberapa pendapat ulama disertakan dengan pendapat beliau sendiri.