Contoh Rawi yang Mukhtalith


Al-Hafiz Jalaluddin al-Suyuthi memberikan contoh rawi yang mukhtalith:

  • Sa’id ibn Arubah. Ia berikhtilath kurang lebih 10 tahun lamanya. Ada yang mengatakan hanya 5 tahun. Sebelum ikhtilath banyak para imam hadis yang meriwayatkan darinya seperti: Yazid ibn Harun, Ibn al-Mubarak, Yahya al-Qattan,dan lain-lain.
  • Abi al-Sa’ib ‘Atha ibn Sa’ib al-Tsaqafy. Ia ikhtilath pada akhir umurnya. Al-Tsauri dan Syu’bah meriwayatkan secara riwayat al-Akabir ‘ani al-Shaghir darinya.
  • Rabi’ah al-Raiy ibn Abi ‘Abd al-Rahman, salah seorang guru imam Malik. Menurut Ibn Shalah, ia ikhtilath di akhir umurnya, dan karenanya hendaklah ditinggalkan hadisnya. Tetapi pendapat Ibn Shalah ini dibantah sebagian muhadditsin karena al-Bukhari dan Muslim. Muslim meriwayatkan hadis-hadis darinya, serta kebanyakan para hafidz dan imam hadis menganggap ia sebagai rawi yang tsiqah.