Identifikasi


  • Teori common link pada dasarnya adalah untuk mengidentifikasi hadis yang berasal dari Nabi, tetapi pada kelanjutannya dapat juga bisa mengetahui kapan sebuah hadis tertentu disebarkan.
  • Schacht juga berkesimpulan bahwa common link memungkinkan untuk menentukan masa yang pasti kapan sebuah hadis yang terkandung di dalamnya muncul.
  • Dengan common link, Schacht bisa mengetahui posisi yang bisa diklaim sebagai sanad yang otentik dan tidak, yaitu dengan dua kategori:
    1. Bagian sanad yang valid (the real part of the isnad) yaitu para periwayat yang berada di atas common link.
    2. Bagian yang palsu dari isnad (the fictitious part of the isnad) yaitu para periwayat yang berada di bawah common link.
  • Dengan pemahaman seperti itu Schacht meyakini bahwa hadis baru ada pada masa orang yang menjadi common link, bukan dari sahabat atau Nabi.
  • Dengan common link juga, Schacht meyakini dapat dipakai untuk memberikan penanggalan pada hadis-hadis yang digunakan doktrin oleh para ahli fiqh terutama hadis hukum atau sejarah.
  • Untuk membuktikan teorinya tersebut, Schacht mengambil sebuah contoh yang ia sebut dengan istilah N.N. di mana ia mengambil dalam kasus ‘makanan seorang yang berihram’.
  • Dari hadis tersebut Schacht mendapatkan sejumlah sanad yang tersebar pada hadis tersebut, dan akhirnya membuat gambaran yang ia buat sendiri dengan rekayasa sendiri.
  • Adapun diagramnya adalah:

Diagram sanad yang diajukan Schacht