Nama Imam al-Nawawi adalah Abu Zakaria, Yahya ibn Syarf ibn Jum’ah al-Nawawi al-Dimasyqi. disebut Abu Zakariya, bukan berarti ia mempunyai anak yang bernama Zakariya. Sebab, ia belum sempat menikah. Ia termasuk salah seorang ulama yang membujang hingga akhir hayatnya.
Lahir pada tahun 631 H. di kota kecil Nawa, propinsi Dar’a, + 85 Km dari Damaskus – Syria arah ke Jordania. Dari Propinsi ini lahir juga ulama besar seperti Ibn Taymiah dan Ibn Katsir. Beliau wafat tahun 676 H.
Dikenal sebagai ulama yang zuhud, wara’, menguasai hampir semua ilmu agama, dikelompokkan sebagai ulama fiqh mazhab al-Syafi’i yang dikatagorikan sebagai Muhaqqiq al-mazhab. Kitab al-Majmu’ yang beliau tulis, diakui sebagai enseklopedia fiqh mazhab al-Syafi’i.
Dalam ilmu hadis, ringkasan kitab Ibn Shalah yang dinamakan al-Taqrib sering menjadi kitab standar ilmu hadis untuk dihafal matannya. Penjelasan beliau akan riwayat Muslim, diakui sebagai syarh terbaik untuk kitab Sahih Muslim.