Ibn Hajar al-’Asqalani berkata: “Para ulama hadis sepakat bahwa hadis mursalnya Sa’id ibn Musayyab adalah mursal yang paling shahih.”
Qatadah berkata: “Saya belum pernah melihat seorang pun yang lebih mengetahui halal dan haram daripada Sa’id ibn Musayyab.”
Dikatakan Ali ibn al-Madini: “Saya belum pernah mengetahui seorang tabi’in yang luas ilmunya daripada Sa’id ibn al-Musayyab.”
Sa’id berkata: Madhat al-Sunnah fahasbuka bihi, artinya beliau adalah tabi’in yang paling agung menurut saya.