Konsep Kebenaran Berita


  • Dalam ilmu hadis, yang pertama dikaji adalah konsep kebenaran sumber berita, bukan kebenaran isi berita.
  • Karena itu pertanyaannya dimulai dari: “Benarkah ini perkataan Nabi saw?”
    Bukan: “Benarkah apa yang dikatakan oleh Nabi saw?”

Berangkat dari pertanyaan di ataslah otentitas hadis diuji melalui pendekatan kebenaran sanad.

Jika unsur pembawa berita dapat diuji dan dinilai, maka penelitian bargeser ke matan.

Pertanyaannya berbeda, bukan dimulai dari : “Apakah yang dikatakan Nabi saw itu benar?”

Akan tetapi pertanyaannya adalah: “Benarkah Nabi saw berkata ini?”