Metode yang diterapkan:
- Hanya mencantumkan hadis yang marfu’, karna itu kategori sunan.
- Abu Dawud mengumpulkan hadis dengan prioritas hadis-hadis hokum.
- Tidak memilah kualitas hadis, karena di dalamnya ada yang shahih sampai yang dha’if.
- Tidak memasukkan hadis yang berhubungan fadha’il a’mal, khabar-khabar, kisah-kisah dan mau’idhah. dan kisah-kisah.
- Hanya mencantumkan satu atau dua hadis dalam setiap babnya.
Sistematika yang digunakan:
- Disusun berdasarkan bab-bab fiqih.
- Disistematisasikan dengan bentuk beberapa kitab, masing-masing kitab diperinci lagi dalam beberapa bab: 35 kitab, 1871 bab dan 4800 hadis.
- Sering ada pengulangan hadis, guna menambah sanad juga pembahasan dirasa Abu Dawud sama dengan pembahsan bab yang lain.