Pada abad ke-3, yang berperan adalah generasi setelah tabiāin.
Telah diusahakan untuk memisahkan hadis yang shahih dari hadits yang tidak shahih sehingga tersusun 3 macam kitab hadis, yaitu:
- Kitab Shahih – (Shahih Bukhari, Shahih Muslim)
- Kitab Sunan – (Ibnu Majah, Abu Dawud, al-Tirmizi, al-Nasai, al-Darimi) – berisi hadis shahih dan hadis dha’if yang tidak munkar.
- Kitab Musnad – (Abu Ya’la, Al Humaidi, Ali Madaini, al-Bazar, Baqi ibn Mukhlad, Ibn Rahawaih) – berisi berbagai macam hadis tanpa penelitian dan penyaringan dan hanya digunakan para ahli hadis untuk bahan perbandingan.