Jumhur ulama sepakat bahwa sahabat adalah orang yang terpercaya dan disepakati keadilannya
Tetapi sebagian kelompok memaknai bahwa sahabat tidak semuanya adil, karena mereka adalah manusia biasa
Oleh karenanya, konsep memaknai keadilan sahabat adalah Sahabat harus dimaknakan sebagai berikut:
- Sahabat bukanlah Nabi.
- Sahabat adalah manusia biasa seperti kita.
- Sahabat bersalah, berdosa dan khilaf.
- Sabahat ada yang shaleh sekali, ada yang biasa-biasa saja, karena didikan Rasulullah saw langsung, maka sedikit yang kurang ajar.