عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا». رواه ابن ماجه: ٤٦
Dari Abdullah bin Mas‘ud ra., ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Seseorang akan senantiasa berkata jujur dan berusaha untuk jujur hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai seorang yang sangat jujur (ṣiddīq). Dan jauhilah dusta, karena dusta membawa kepada kefasikan, dan kefasikan membawa ke neraka. Seseorang akan senantiasa berdusta dan berusaha berdusta hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (kadhdhāb).”
Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah, no. 46.