Cara Duduk Rasulullah


أبي داوود ٤٢٠٧: أحمد بن حنبل حدثنا حفص بن عمر وموسى بن إسمعيل قالا حدثنا عبد الله بن حسان العنبري قال حدثتني جدتاي صفية ودحيبة ابنتا عليبة قال موسى بنت حرملة وكانتا ربيبتي قيلة بنت مخرمة وكانت جدة أبيهما أنها أخبرتهما: أنها رأت النبي صلى الله عليه وسلم وهو قاعد القرفصاء فلما رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم المختشع وقال موسى المتخشع في الجلسة أرعدت من الفرق

رواه أبي داوود

Ahmad bin Hanbal berkata: telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar dan Musa bin Isma’il keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Hassan Al Anbari ia berkata: telah menceritakan kepadaku dua nenekku Shafiyah dan Duhaibah -keduanya puteri Ulayyah- ia berkata: Musa binti Harmalah berkata: Shafiyah dan Duhaibah adalah anak asuh Qailah binti Makhramah, dan Qailah adalah nenek dari kedua bapaknya. Qailah penah mengabarkan kepada keduanya, bahwa

Ia pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk Qurfusha (duduk dengan merapatkan kedua paha menempel perut, lalu kedua tangan mendekap kedua betis). Maka ketika aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan khusyu’ seperti itu, Musa menyebutkan: “khusyu’ dalam duduknya”, aku menjadi gemetar karena takut.

(H.R Abu Dawud)