{"id":45,"date":"2025-03-25T06:52:01","date_gmt":"2025-03-25T06:52:01","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/fiqih-yaman\/"},"modified":"2025-03-25T06:52:01","modified_gmt":"2025-03-25T06:52:01","slug":"fiqih-yaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/fiqih-yaman\/","title":{"rendered":"Fiqih Yaman"},"content":{"rendered":"<p>Pemikiran fiqih Yaman pada dasarnya telah dirumuskan oleh para sahabat yang diutus oleh Rasulullah Saw. yang dipimpin oleh Mu\u2019adz bin Jabal. Dalam misi dakwah dan penyebaran ajaran Islam, ia selalu ingat kepada pesan Rasulullah Saw. kepadanya bahwa, \u201cHendaknya kamu mempermudah (urusan agama) dan jangan mempersulitnya; memberi kabar gembira dan jangan mengintimidasi. Sesungguhnya kamu akan berkiprah di tengah masyarakat Ahli Kitab. Mereka akan bertanya kepadamu, \u2018Apa kunci sorga itu?\u2019 Katakan kepadanya, \u2018Kunci sorga adalah mengucapkan kalimat syahadat.\u2019\u201d<\/p>\n<p>Utusan Nabi Saw. berikutnya yang dikirim ke Yaman adalah Khalid bin al-Walid, setelah itu \u2018Ali bin Abu Thalib. Mereka ditugaskan untuk mengislamkan sejumlah orang Nashrani Najran yang sebelumnya enggan masuk Islam, padahal kelompok Bani al-Harits telah lebih dulu menyatakan keislamannya. Akhirnya, mereka pun sukses menjalankan misinya. Orang-orang Nashrani Najran masuk Islam tanpa paksaan dan mengikuti pengajiannya Mu\u2019adz dan kawan-kawannya.<\/p>\n<p>Imam Syafi\u2019i mempelajari fiqih Yaman dari Abu Ayyub Mutharrif bin Mazan ash-Shan\u2019ani, Abu Abdurrahman Hisyam bin Yusuf, \u2018Amr bin Abu Salimah \u2013temannya al-Awza\u2019i- dan Yahya bin Hassan \u2013temannya al-Laits bin Sa\u2019d.[1] Demikian, cikal bakal fiqih Syafi\u2019i yang sedikit banyaknya terpengaruh oleh fiqih Mekah, fiqih Madinah, fiqih Irak, dan fiqih Yaman.<\/p>\n<hr \/>\n<ul>\n<li>[1] Prof. Muhamad Haikal, Hay\u00e2t Muhammad, (T.tp. : Lajnah at-Ta\u2019lif, 1956), halaman 485-486 dan ar-Razi, Man\u00e2qib asy-Sy\u00e2fi\u2019\u00ee, Op. Cit., \u00a0halaman 11.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemikiran fiqih Yaman pada dasarnya telah dirumuskan oleh para sahabat yang diutus oleh Rasulullah Saw. yang dipimpin oleh Mu\u2019adz bin Jabal. Dalam misi dakwah dan penyebaran ajaran Islam, ia selalu ingat kepada pesan Rasulullah Saw. kepadanya bahwa, \u201cHendaknya kamu mempermudah (urusan agama) dan jangan mempersulitnya; memberi kabar gembira dan jangan mengintimidasi. Sesungguhnya kamu akan berkiprah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":650,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[180],"tags":[],"class_list":["post-45","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fiqih-yaman"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/users\/650"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}