{"id":156,"date":"2025-03-27T18:15:41","date_gmt":"2025-03-27T18:15:41","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/taqiyah\/"},"modified":"2025-03-27T18:15:41","modified_gmt":"2025-03-27T18:15:41","slug":"taqiyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/taqiyah\/","title":{"rendered":"Taqiyah"},"content":{"rendered":"<p><strong>d). Taqiyah<\/strong><\/p>\n<p>Taqiyah berarti memperlihatkan ketaatan dan kesetiaan untuk menjaga kehormatan, jiwa, dan harta benda. Taqiyah adalah sebuah siasat rahasia, yang menurut Syi\u2019ah disebut an-nizh\u00e2m as-sirr\u00ee (sistem rahasia). Jika imam ingin melakukan pemberontakan atau kudeta terhadap khalifah, maka ia menyusun strategi dan perencanaan yang matang. Lalu ia memberitahukan rencana tersebut secara rahasia kepada para pengikutnya. Selama rencana tersebut belum berhasil, mereka diharuskan tetap taat kepada khalifah yang sah. Itulah makna taqiyah yang sesungguhnya. Jika mereka merasakan adanya ancaman dari orang kafir atau golongan sunni, maka mereka berpura-pura tidak terjadi apa-apa dan seakan-akan mereka tetap menjalani aturan. Sikap seperti ini bisa juga disebut sebagai taqiyah. Atas dasar inilah, sebagian mereka menyarankan,\u00a0 kepada orang-orang Syi\u2019ah yang berkumpul dengan ahli sunnah agar tetap mengikuti tata cara salat mereka, puasa mereka, dan semua tata cara beragama ala sunni. Sikap Syi\u2019ah yang seperti ini sangat bertolak belakang dengan pemikiran Khawarij yang mewajibkan untuk memberontak kepada penguasa yang zalim.[1]<\/p>\n<p>Menurut Prof. Ahmad Amin, pada hakikatnya Syi\u2019ah sangat cocok menjadi tempat perlindungan agi orang yang ingin menghancurkan Islam karena unsur permusuhan atau dendam. Syi\u2019ah juga bisa menjadi media yang tepat bagi orang yang ingin merusak ajaran Islam dengan menyebarkan pemikiran-pemikiran dari agama Yahudi, Nashrani, Zaratusta, dan Hindu; serta bisa menjadi kendaraan politik bagi orang yang ingin memerdekakan negaranya dan keluar dari kekuasaan negara tertentu. Mereka semua menjadikan kecintaan kepada ahli bait sebagai tabir untuk menutupi segala rencana jahat yang dicita-citakannya itu. Orang-orang Yahudi menampakkan kesyi\u2019ahan mereka dengan cara mengemukakan konsep raj\u2019iyyah. Karena itu, orang Syi\u2019ah mengatakan, \u201cNeraka diharamkan membakar tubuh orang Syi\u2019ah, kecuali beberapa saat saja.\u201d Sebagaimana pernyataan orang Yahudi, \u201cKami tidak akan terbakar api neraka, kecuali hanya beberapa hari saja.\u201d Orang Nashrani menampakkan kesyi\u2019ahan mereka dengan cara memposisikan \u2018Ali seperti posisi Nabi \u2018Isa. Mereka menganggap \u2018Ali atau Nabi \u2018Isa adalah titisan Allah. Mereka mengatakan, \u201cSesungguhnya al-l\u00e2h\u00fbt (sifat ketuhanan) dan an-n\u00e2s\u00fbt (sifat kemanusiaan) telah menyatu dalam diri seorang imam, serta kenabian dan risalah tidak pernah terputus. Karena itu, orang yang telah menyatu dengan sifat ketuhanan dapat dikategorikan sebagai nabi, dan seterusnya.\u201d[2]<\/p>\n<p>Demikian sekelumit tentang golongan Syi\u2019ah. Selanjutnya Syi\u2019ah terpecah menjadi berbagai macam sekte. Perpecahan itu terjadi akibat tidak adanya kesamaan pola pikir di antara mereka. Ada yang bersikap ekstrim dan keras, sampai-sampai mengkultuskan para imam, seperti yang dilakukan oleh Syi\u2019ah as-Sabi\u2019ah, Syi\u2019ah al-Mughiriah, dan Syi\u2019ah al-Khithabiyah. Ada juga yang bersikap moderat dan luwes seperti Syi\u2019ah Imamiyah dan Syi\u2019ah Zaidiyah. Penjelasan tentang macam-macam sekte Syi\u2019ah diuraikan secara lengkap dalam kitab al-Milal wa an-Nihal karya asy-Syahrastani. Karena itu, kami tidak akan membahasnya secara rinci. Namun yang paling penting diketahui adalah pengaruh Syi\u2019ah terhadap Fiqih Islam.<\/p>\n<hr \/>\n<p>[1] Ibid., III\/246-247.<br \/>\n[2] Profesor Ahmad Amin, Fajr al-Isl\u00e2m, Op. Cit., halaman 276.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>d). Taqiyah Taqiyah berarti memperlihatkan ketaatan dan kesetiaan untuk menjaga kehormatan, jiwa, dan harta benda. Taqiyah adalah sebuah siasat rahasia, yang menurut Syi\u2019ah disebut an-nizh\u00e2m as-sirr\u00ee (sistem rahasia). Jika imam ingin melakukan pemberontakan atau kudeta terhadap khalifah, maka ia menyusun strategi dan perencanaan yang matang. Lalu ia memberitahukan rencana tersebut secara rahasia kepada para pengikutnya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":624,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[59],"tags":[],"class_list":["post-156","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-taqiyah"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/users\/624"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}