{"id":121,"date":"2025-03-27T07:47:18","date_gmt":"2025-03-27T07:47:18","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/putra-putri-syafii\/"},"modified":"2025-03-27T07:47:33","modified_gmt":"2025-03-27T07:47:33","slug":"putra-putri-syafii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/putra-putri-syafii\/","title":{"rendered":"Putra-Putri Syafi\u2019i"},"content":{"rendered":"<p><strong>Putra-Putri Syafi\u2019i<\/strong><\/p>\n<p>Ketika usianya mendekati 30 tahun, Imam Syafi\u2019i menikahi seorang wanita yang bernama Humaidah binti Nafi\u2019 bin \u2018Uyaynah bin \u2018Amr bin \u2018Utsman bin \u2018Affan. Pernikahan itu dilangsungkan setelah gurunya \u2013Imam Malik bin Anas- meninggal dunia. Di samping menikahi wanita terhormat, Imam Syafi\u2019i juga menikahi seorang budak perempuan.<\/p>\n<p>Dari pernikahannya dengan wanita keturunan \u2018Utsman ini, ia dikarunia seorang putra dan dua putri. Putranya bernama Abu \u2018Utsman Muhamad dan menjadi hakim di kota Aleppo. Putranya ini merupakan anak tertuanya. Sedangkan dua putrinya bernama Fathimah dan Zainab. Adapun dari pernikahannya dengan budak perempuan, Imam Syafi\u2019i hanya dikarunia seorang anak yang diberi nama al-Hasan bin Muhamad bin Idris yang meninggal saat masih kecil.[1]<\/p>\n<p>Ibnu Khilikkan menuturkan bahwa Imam Syafi\u2019i berkata, \u201cSaya menikahi wanita keturunan Quraisy yang possessive dan pencemburu.\u201d Kemudian Imam Syafi\u2019i melantunkan sebuah bait syair kepadanya:<\/p>\n<p>\u201cCinta bertepuk sebelah tangan adalah musibah\u201d<\/p>\n<p>Isterinya menjawab:<\/p>\n<p>\u201cWajahnya berpaling darimu # Tapi kamu tidak bisa melupakannya.\u201d[2]<\/p>\n<hr \/>\n<p>[1] Ar-Razi, Op. Cit., halaman 17.<br \/>\n[2] Ibnu Khilikkan, Op. Cit., III\/308.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putra-Putri Syafi\u2019i Ketika usianya mendekati 30 tahun, Imam Syafi\u2019i menikahi seorang wanita yang bernama Humaidah binti Nafi\u2019 bin \u2018Uyaynah bin \u2018Amr bin \u2018Utsman bin \u2018Affan. Pernikahan itu dilangsungkan setelah gurunya \u2013Imam Malik bin Anas- meninggal dunia. Di samping menikahi wanita terhormat, Imam Syafi\u2019i juga menikahi seorang budak perempuan. Dari pernikahannya dengan wanita keturunan \u2018Utsman ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":624,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-121","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-putra-putri-syafii"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/users\/624"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121\/revisions\/122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/ensiklopedia-imam-syafii\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}