Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga Buku Ensiklopedi Imam Syafi’i ini dapat diterbitkan dan menjadi tambahan referensi umat dalam proses pengamalan hukum Islam.

Saya menyambut baik kehadiran Buku Ensiklopedi Imam Syafi’i karena beliau dengan keluasan ilmu dan kedalaman wawasannya adalah imam mazhab yang dianut oleh mayoritas kaum muslimin di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Imam Syafi’i dibesarkan dalam pengasuhan ulama-ulama besar. Sejak usia 7 tahun, beliau sudah hafal AI-Qur’an dan pada usia 10 tahun hafal Kitab AI-Muwaththo karangan Imam Malik. Menginjak dewasa, beliau aktif mendalami IImu Agama dan melakukan rihlah ilmiah ke berbagai wilayah jazirah Arabia, seperti dari Mekkah ke Madinah lalu berguru pada Imam Malik, dan selanjutnya ke Baghdad dan Mesir dalam rangka mendalami ilmu untuk menambah wawasannya.

Imam Syafi’i adalah ulama Fiqih yang memperkenalkan Qaul Qadim (pendapat yang terdahulu) dan Qaul Jadid (pendapat terbaru), karena dalam proses hukum/Fiqih, manakala keadaan berbeda, dimungkinkan adanya pendapat baru yang mengarah pada yang lebih tepat. Sebagaimana Umar Bin Khattab ketika mengutus Abu Musa Asy’ari untuk menjadi hakim, beliau mengatakan “satu keputusan yang telah ditetapkan kemarin jangan menghalangi kamu untuk meninjau kembali (yudicial review) apabila ada petunjuk-petunjuk baru kepada kebenaran, karena sesungguhnya kembali kepada kebenaran itu lebih baik daripada tetap dalam kekeliruan (Risalah Umar bin Khattab)”. Proses adaptasi hukum Islam ini lebih didasari karena kondisi baru yang mempengaruhi keputusan hakim.

Oleh karena itu, prakarsa Jakarta Islamic Centre melakukan kegiatan penerjemahan dan penulisan karya ilmiah serta penerbitan buku ini, khususnya di bidang fiqih saya sambut baik. Kegiatan seperti ini pada hakekatnya membantu pemerintah dalam rangka melakukan pembinaan mental spiritual masyarakat Jakarta.

Saya harapkan Buku Ensiklopedi Imam Syafi’i bermanfaat bagi umat dalam praktek dan pengamalan ibadah sehari-hari. Semoga Allah SWT menerima ibadah dan meridhoi segala langkah maupun aktivitas kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Jakarta,   Juli 2008