{"id":415,"date":"2025-03-10T04:42:11","date_gmt":"2025-03-10T04:42:11","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/hadis-613\/"},"modified":"2025-03-10T04:42:11","modified_gmt":"2025-03-10T04:42:11","slug":"hadis-613","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/hadis-613\/","title":{"rendered":"Hadis 613"},"content":{"rendered":"<p dir=\"rtl\">\u0627\u0645\u0644\u0624\u0645\u0646\u0648\u0646 \u0627\u0644 \u0645\u064a\u0648\u062a\u0648\u0646 \u0628\u0644 \u064a\u0646\u0642\u0644\u0628\u0648\u0646.<\/p>\n<p><em>\u201cOrang-orang mukmin itu tidaklah mati, melainkan pulang\/pindah ke negeri mereka.\u201d<\/em><\/p>\n<p><strong>Takhrij Hadis:<\/strong><\/p>\n<p>Hadis ini belum dapat ditemukan, termasuk dalam kitab yang khusus membahas mengenai<br \/>\nruh seperti yang dikarang Fakhr al-Din al-Razi, Ibn Qayyim, al-Kafyaji dan al-Suyuti. Ibn Qayyim<br \/>\npernah menyinggung pembahasan mengenai apakah ruh itu mati atau tidak dengan menyebutkan<br \/>\npendapat sebagian ulama. Sebagian berpendapat bahwa ruh itu tidak mati. Ia hanya berpindah<br \/>\ntempat. Namun semua ulama tersebut tidak ada yang menyebut hadis di atas. al-Khubawi<br \/>\nmengutipnya dari Majalis al-Rumi.1449 al-Suyuti dalam kitab Tasliyah al-Aba\u2019 bifuqdan al-Abna\u2019 mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Abi al-Dunya dalam al-Mawt dari Malik bin Anas<br \/>\nsecara balaghat dengan redaksi,<\/p>\n<p dir=\"rtl\">\u00a0\u0625\u0646 \u0623\u0631\u0648\u0627\u062d \u0627\u0645\u0644\u0624\u0645\u0646\u0646\u064a \u0645\u0631\u0633\u0644\u0629 \u062a\u0630\u0647\u0628 \u062d\u064a\u062b \u0634\u0627\u0626\u062a1450<\/p>\n<p><strong>Hukum Hadis:<\/strong> Mawdu\u2019\/Palsu.<\/p>\n<p>Hadis ini boleh dihukumi palsu, sebab ia tidak dapat ditemukan sumbernya, bahkan pada<br \/>\ntema-tema sama yang dibahas para ulama hadis. Ini menunjukkan dua kemungkinan; ulamaulama tersebut tahu adanya hadis ini, namun karena ia palsu, maka mereka tidak menyebutkannya; atau mereka tidak tahu adanya hadis ini, sehingga menunjukkan bahwa hadis ini tidak diketahui sumbernya. Karena itu, hadis ini boleh dihukumi palsu, meskipun maknanya sahih. Sebab, tidak semua perkataan yang bermakna sahih adalah sabda Rasulullah Saw.<\/p>\n<hr \/>\n<ul>\n<li>1449 Muhammad bin Abu Bakar Ibn Qayyim al-Jawzi, al-Ruh, Matba\u2019ah Da\u2019irah al-Ma\u2019arif al-\u2018Uthmaniyyah, al-Hind, 1963, hlm. 54-55; Lihat juga: Muhammad bin \u2018Umar al-Razi, al-Nafs wa al-Ruh wa Sharh Quwwahima,<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u0627\u0645\u0644\u0624\u0645\u0646\u0648\u0646 \u0627\u0644 \u0645\u064a\u0648\u062a\u0648\u0646 \u0628\u0644 \u064a\u0646\u0642\u0644\u0628\u0648\u0646. \u201cOrang-orang mukmin itu tidaklah mati, melainkan pulang\/pindah ke negeri mereka.\u201d Takhrij Hadis: Hadis ini belum dapat ditemukan, termasuk dalam kitab yang khusus membahas mengenai ruh seperti yang dikarang Fakhr al-Din al-Razi, Ibn Qayyim, al-Kafyaji dan al-Suyuti. Ibn Qayyim pernah menyinggung pembahasan mengenai apakah ruh itu mati atau tidak dengan menyebutkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":650,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[454],"tags":[],"class_list":["post-415","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hadis-613"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/users\/650"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/durratun-nasihin\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}