البخيل لا يدخل الجنة ولو كان زاهدا.
“Orang yang pelit tidak akan masuk surga, sekalipun ia orang yang zuhud.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini disebutkan oleh ‘Ali al-Qari dalam al-Asrar al-Marfu’ah yang kemudian diikuti oleh al-‘Ajluni dalam Kashf al-Khafa’ dengan lafaz عابدا كان ولو الجنة يدخل لا البخيل. al-Sakhawi dalam
Maqasid al-Hasanah menyebutkannya dengan lafaz lain yaitu راهبا كان ولو الله عدو البخيل . Semuanya tanpa menyebutkan perawi hadis ini.263
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis ini dinilai palsu oleh al-Sakhawi yang kemudian diikuti oleh ‘Ali al-Qari dan al-‘Ajluni. Alasan mereka karena hadis ini tidak mempunyai asal.264
- 263 al-Sakhawi, al-Maqasid al-Hasanah, hlm. 143 dan 339, h.n. 287 dan 557; ‘Ali al-Qari, al-Asrar al-Marfu’ah, hlm. 148; al-‘Ajluni, Kashf al-Khafa’, jil. 1, hlm. 312
- .264 Ibid.