Hadis 750


إذا قامت القيامة وقام الناس واجلن وامللك صفوفا جييئ أطفال املسلمني فيكونون صفا، وحينئذ يقول هللا تعاىل جلربائيل: اذهب
وأدخل أطفال املسلمني يف اجلنة، فيجيئون إىل ابهبا ويقفون فيه ويقولون: أين آابؤان وأمهاتنا؟ وإن دخول اجلنة بغري آابئنا وأمهاتنا
وليس مبناسب لنا. فتقول املالئكة: إن آابءكم وأمهاتكم ليسوا مثلكم ألهنم عصوا رهبم واتبعوا أنفسهم وشياطينهم واستوجبوا
النار. فإذا مسع األطفال هذا املقال صاحوا صيحة عظيمة وبكوا بكاء كثريا، وحينئذ يقول هللا تعاىل العليم العالم: اي جربائيل،
ماهذه الصيحة؟ فيقول جربائيل: هي صيحة أطفال املسلمني يقولون ال حاجة لنا إىل اجلنة وال يكون لنا لذات اجلنة بغري آابئنا
وأمهاتنا، ونرجو من هللا تعاىل أن يعفو عنهم ويهب ذنوهبم لنا ويدخلهم معنا اجلنة، وإال فليدخلنا معهم النار، وحينئذ يقول هللا
تعاىل جلربائيل: اذهب واجلب آابئهم وأمهاهتم من أي مكان كانوا فسلمهم إىل أطفاهلم ألنين قد غفرت ذنوهبم بشفاعتهم وأدخلهم
معهم اجلنة، فإذا مسعوا هذا الكالم من هللا تعاىل فرحوا وسروا ووجدوا آابءهم وأمهاهتم وأخذوا أبيديهم ودخلوا اجلنة معهم.

“Apabila telah tiba Hari Kiamat, sedang manusia, jin dan malaikat telah bangkit kembali
berbaris-baris, maka datanglah anak-anak orang Islam. Mereka membentuk satu barisan. Saat
itulah Allah Ta’ala berfirman pada malaikat Jibril a.s., ‘Pergilah dan masukkanlah anak-anak
orang Islam itu ke dalam surga!’ Anak-anak itu kemudian datang di depan pintu surga, dan
berhenti di sana. Mereka bertanya, ‘Manakah ayah dan ibu kami? Masuk surga tanpa ayah-ayah
dan ibu-ibu kami, sungguh tidak patut bagi kami.’ Para malaikat berkata, ‘Sesungguhnya ayah
dan ibu kalian tidak seperti kalian, karena mereka telah durhaka terhadap Tuhannya dan
memperturutkan hawa nafsu dan setan-setan mereka, dan mereka harus masuk neraka.’ Maka
tatkala anak-anak itu mendengar ucapan ini, mereka menjerit keras dan menangis banyak-banyak.
Pada saat itulah Allah Yang Maha Tinggi, Maha Tahu lagi Maha Teliti pengetahuan-Nya
berfirman, ‘Wahai Jibril, jeritan apakah ini?’ Jawab Jibril a.s., ‘Ini jeritan anak-anak orang Islam.
Mereka berkata, ‘Kami tak perlu surga dan kami takkan dapat merasakan keenakan-keenakan surga tanpa ayah-ayah dan ibu-ibu kami. Kami mengharap Allah Ta’ala memaafkan dan
memberikan dosa-dosa mereka kepada kami, lalu masukkan mereka bersama kami ke dalam
surga. Kalau tidak, masukkanlah kami bersama mereka ke dalam neraka.’ Saat itu Allah Ta’ala
berfirman kepada Jibril a.s., ‘Pergilah dan ambillah ayah dan ibu mereka di mana pun mereka
berada! Lalu serahkan mereka kepada anak mereka, karena sesungguhnya Aku benar-benar telah
mengampuni dosa-dosa mereka dengan shafaat anak-anak mereka, dan masukkanlah mereka
bersama-sama anaknya masing-masing ke dalam surga!’ Mendengar perkataan Allah Ta’ala ini,
anak-anak itupun bergembira dan bahagia. Mereka menemui ayah dan ibu mereka masingmasing. Mereka bimbing tangan mereka masuk surga bersama-sama.’”

Takhrij Hadis:

Hadis ini hanya ditemukan disebutkan dalam kitab Shi’ah Thawab al-A’mal dan Bihar alAnwar tanpa menyebutkan sanad. Secara teks, al-Khubawi menukilnya dari kitab Zubdah alWa’izin.1768

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Hadis ini dihukumi palsu, sebab ia hanya ditemukan disebutkan dalam kitab yang tidak
mu’tabar dan tanpa sanad, selain ia juga dinukil dari kitab yang tidak mu’tabar, yaitu Zubdah alWa’izin.


  • 1768 ‘Ali Muhammad Dakhil, Thawab al-A’mal, hlm. 438; al-Majlisi, Bihar al-Anwar, jil. 82, hlm. 123; alKhubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 288-289.