من قال ال إله إال هللا خملصا دخل اجلنة. قيل اي رسول هللا وما إخالصها؟ قال: حتجزه عن حمارم هللا تعاىل.
“Siapa mengatakan, ‘La ilaha illa Allah’ (tiada Tuhan melainkan Allah) secara murni, ia masuk
surga. Seseorang bertanya, ‘Ya Rasulallah, bagaimana cara memurnikannya?’ Jawab Nabi,
‘(hendaknya kalimat itu) mencegahnya dari hal-hal yang diharamkan Allah Ta’ala.’”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh al-Tabarani dalam al-Awsat dan al-Kabir dari Zayd bin
Arqam melalui Muhammad bin ‘Abd al-Rahman bin Ghazawan.1735
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Pada sanad hadis ini terdapat Muhammad bin ‘Abd al-Rahman bin Ghazawan. Ia menurut
al-Daraqutni dan beberapa ulama lain memalsukan hadis (kan yada’ al-Hadith). Ibn ‘Adiy berkata
ia meriwayatkan hadis-hadis batil dari orang-orang thiqah. al-Haythami menilainya sebagai
kadhdhab (pendusta).1736 Karena itu, hadis ini mawdu’. Perlu dijelaskan di sini bahwa hadis yang
benar dalam perkara ini adalah seperti yang telah disebutkan pada hadis ke 734, yaitu tanpa
bagian terakhir,
قيل اي رسول هللا، وما اخالصها؟ قال: أن حتجره عن حمارم هللا تعاىل.
- 1735 al-Tabarani, al-Mu’jam al-Kabir, jil. 5, hlm. 197, h.n. 5074; al-Tabarani, al-Mu’jam al-Awsat, jil. 2, hlm.136-137, h.n. 1257.
- 1736 al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 3, hlm. 625-626; al-Haythami, Majma’ al-Zawa’id, jil. 1, hlm. 18; alHalabi, al-Kashf al-Hathith, hlm. 238.