إذا مات شاب اتئب يرفع هللا العذاب عن مقابر املسلمني أربعني عاما لكرامته على هللا.
“Apabila seorang pemuda yang bertaubat mati, maka Allah melepaskan siksaan dari kubur orangorang Islam selama empat puluh tahun, karena kemuliaan pemuda itu di sisi Allah.”
Takhrij Hadis:
Hadis dengan redaksi seperti ini belum dapat ditemukan. al-Khubawi secara teks tidak
menyebutkan sumber rujukannya.1721 hadis yang ditemukan dalam perkara ini adalah apa yang
diriwayatkan oleh Ibn Abi al-Dunya dalam al-Tawbah dan Abu al-Shaykh dalam al-Thawab
seperti yang dikatakan oleh al-‘Iraqi melalui Abi ‘Atiqah dari Anas secara marfu’ dengan redaksi,
إن هللا حيب الشاب التائب1722
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis yang disebutkan di atas adalah mawdu’. Sebab selain ia belum ditemukan dalam
kitab-kitab yang mu’tamad, makna kandungannya kontradiktif dengan hadis sahih yang masyhur
dan diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan lain-lain, yang telah disebutkan pada hadis ke 199,
yaitu,
1723 إذا مات ابن آدم انقطع عمله إال من ثالث: صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صاحل يدعو له
Sedangkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Abi al-Dunya dan Abu al-Shaykh dihukumi
oleh al-‘Iraqi kemudian diikuti oleh al-Albani dengan da’if.1724
- 1721 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 284.
- 1722 Ibn Abi al-Dunya, al-Tawbah, hlm. 137, h.n. 184; al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 4, hlm. 18.
- 1723 Lih. hlm. 197.
- 1724 al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 4, hlm. 18; al-Albani, Silsilah al-Da’ifah, jil. 1, hlm. 134, h.n. 97.