جاء رجل وقال: اي رسول هللا إن يل والدة أنفق عليها وهي تؤذيين بلساهنا، فكيف أصنع؟ فقال: أد حقها فوهللا لو قطعت حلمك
ما أديت ربع حقها، أما علمت أن اجلنة حتت أقدام األمهات؟ فسكت الرجل وقال: وهللا ال أقول هلا شيئا. مث أتى الرجل والدته
وقبل قدميا وقال: اي والديت بذلك أمرين رسول هللا.
“Seorang lelaki datang, lalu berkata, ‘Ya Rasulallah, sesungguhnya saya mempunyai seorang ibu.
Saya nafkahi ia, tetapi ia tetap menyakitiku dengan lidahnya. Apakah yang mesti aku perbuat?’
Rasul Saw. bersabda, ‘Tunaikanlah haknya! Demi Allah! Sekiranya kamu potong dagingmu,
kamu tetap belum dapat melunasi seperempat haknya. Tidakkah kamu mengerti, bahwa surga
berada di bawah telapak kaki para ibu?’ Laki-laki itu diam lalu berkata, ‘Demi Allah, aku takkan
berkata apa-apa kepada ibuku.’ Selanjutnya, ia datang pada ibunya, lalu mencium kedua telapak
kakinya, seraya berkata, ‘Wahai ibundaku, demikianlah Rasulullah telah menyuruh aku berbuat.’”
Takhrij Hadis:
Hadis dengan redaksi ini belum dapat ditemukan perawinya. al-Khubawi menukilnya dari
kitab al-Maw’izah.1579
Hukum Hadis: –
Hukum hadis ini belum dapat dipastikan. Seperti yang akan dijelaskan pada bab terakhir
nanti, hadis seperti ini lebih mendekati hadis palsu.
- 1579 Ibid.