Hadis 67


ما من دعاء إلا بينه وبين السماء حجاب حتى يصلي على النبي صلى الله عليه وسلم فإذا صلى عليه يخرق ذلك الحجاب ويدخل الدعاء، وإذا لم يفعل ذلك رجع دعاؤه.

“Tidak ada satu doa pun, kecuali terhalangi tabir antara doa itu dan langit, sampai orang itu membaca shalawat Nabi. Bila ia telah bershalawat padanya, maka tembuslah tabir itu, dan doa pun masuk. Dan bila ia tidak melakukan, maka doanya kembali lagi.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan secara mawquf oleh al-Tirmidhi dan beberapa perawi lainnya seperti al-Baihaqi, al-Tabarani dalam Mu’jam al-Awsat, sebagaimana diisyaratkan oleh al- Sakhawi. Keduanya dari ‘Ali bin Abi Talib. Sedangkan riwayat al-Tirmidhi adalah mawquf pada ‘Umar bin al-Khattab.219

Hadis ini diriwayatkan juga secara marfu’ oleh Ibn ‘Arafah dalam kitab Juzu’-nya dari ‘Ali bin Abi Talib sebagaimana yang diisyaratkan oleh al-Zabidi, dan oleh Ibn al-Jawzi dalam al- ‘Ilal dari Ibn Mas’ud.220

Hukum Hadis: Mawquf da’if.

Hadis ini dinilai da’if oleh kebanyakan ulama, karena ia adalah hadis mawquf. hadis ini bukan perkataan Rasulullah Saw., tetapi perkataan ‘Umar bin al-Khattab. al-Sakhawi mengatakan, yang mawquf lebih menyerupai kebenaran. Ibn Qayyim menjelaskan lagi, bahwa yang mawquf lebih benar. Ibn ‘Asakir berkata: “Tidak ada hadis dalam bab ini yang marfu’ sebagai perkataan Rasulullah Saw.” Riwayat yang me-marfu’-kan hadis ini, yaitu riwayat Ibn ‘Arafah adalah da’if, begitu juga riwayat Ibn al-Jawzi, karena seorang perawinya, yaitu Ibrahim al-Wasiti sangat da’if.221


  • 219 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab Abwab al-Salah, Bab Fadl al-Salah ‘ala al-Nabi Saw., h.n. 486; al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 321-322.
  • 220 al-Zabidi, al-Ittihaf, jil. 5, hlm. 42; Muhammad bin Ya’qub al-Fayruzabadi, al-Salah wa al-Bishar fi al- Salah ‘ala Khayr al-Bashar, Tah. Ibrahim bin Isma’il al-‘Asr, Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Bayrut, 1985, hlm 59; Ibn al-Jawzi, al-‘Ilal, jil. 2, hlm. 842, h.n. 1409.
  • 221 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 321-322; Muhammad bin Abu Bakar Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Jala’ al-Afham fi al-Salah wa al-Salam ‘ala Khayr al-Anam, Tah. Taha Yusuf Shahin, Dar al-Qalam, Bayrut, 1977, hlm. 62-63; Ibn al-Jawzi, al-‘Ilal, jil. 2, hlm. 842, h.n. 1409.