Hadis 640


أفضل األعمال احلب ىف هللا والبغض ىف هللا.

“Amal yang paling utama adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.”

Takhrij Hadis:

Hadis dengan redaksi ini diriwayatkan oleh Abu Dawud melalui Mujahid dari seseorang
(‘an rajul) dari Abu Dharr.1509

Hukum Hadis: Da’if

Dalam riwayat Abu Dawud dan Ahmad terdapat seorang perawi yang tidak disebutkan
namanya (mubham). Ibn Qayyim menyebutkan shahid hadis ini yang diriwayatkan oleh alTabarani dari Ibn ‘Abbas secara marfu’ dengan redaksi,

أوثق عرى اإلميان املواالة ىف هللا واملعاداة ىف هللا واحلب ىف هللا والبغض ىف هللا.

Namun beliau mengutip pendapat al-Mundhiri yang mengatakan bahwa pada sanadnya terdapat
Yazid bin Abi Yazid al-Qurashi, perawi yang tidak boleh dijadikan hujjah. Selain itu, seorang
perawi pada sanad ini juga tidak dikenali. Shahid ini juga diriwayatkan oleh al-Khara’iti dalam
Makarim al-Akhlaq dari Ibn Mas’ud dengan sanad yang da’if seperti dikatakan al-‘Iraqi.
1510Shahid yang lain diriwayatkan oleh Ahmad dari Husayn dari Yazid bin ‘Ata’ dari Yazid
bin Abi Ziyad dari Mujahid dari seseorang (‘an rajul) dari Abu Dharr secara marfu’ dengan
redaksi,

أتدرون أي األعمال أحب إىل هللا عز وجل؟ قال قائل: الصالة والزكاة، وقال قائل: اجلهاد. قال: إن أحب األعمال إىل هللا عز
وجل احلب ىف هللا والبغض ىف هللا1511

Sanad ini da’if, karena seorang perawinya tidak disebutkan namanya. al-Suyuti
menyebutkan hadis ini tanpa memberikan hukumnya. al-Munawi mengatakan bahwa seorang
perawinya tidak dikenal (majhul). al-Albani men-da’if-kan hadis Abu Dawud ini karena sanadnya
terdapat seorang perawi yang tidak disebutkan namanya.
1512 Penulis pun berpendapat bahwa hadis ini tetap da’if, sebab sekalipun ia mempunyai shawahid, namun semua shawahid-nya da’if. Kebanyakan dengan sebab yang sama, yaitu terdapat perawi yang mubham (tidak disebutkan namanya).


  • 1509 Abu Dawud, Sunan, Kitab al-Sunnah, Bab Mujanabah Ahl al-Ahwa’ wa Bughdihim, h.n. 4599.
  • 1510 Ibn al-Qayyim, ‘Awn al-Ma‘bud, jil. 12, hlm. 350; al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 2, hlm. 203.
  • 1511 Ahmad, Musnad, jil. 5, hlm. 146.
  • 1512 al-Suyuti, al-Jami’ al-Saghir, jil. 1, hlm. 160; al-Munawi, Fayd al-Qadir, jil. 2, hlm. 28; al-Albani, Silsilah
    al-Ahadith al-Da’ifah, jil. 3, hlm. 476-477, h.n. 1310.