من عظم شعبان واتقى هللا تعاىل وعمل بطاعته وأمسك نفسه عن املعصية غفر هللا تعاىل ذنوبه، وآمنه من كل ما يكون يف تلك
السنة من البالاي واألمراض كلها.
“Siapa mengagungkan bulan Sha’ban dan bertakwa pada Allah Ta’ala, melakukan ketaatan
kepada-Nya dan menahan diri dari berbuat maksiat, maka Allah Ta’ala akan mengampuni dosadosanya dan memberi keamanan padanya dari kemalangan-kemalangan maupun penyakitpenyakit yang terjadi pada tahun itu semuanya.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini belum dapat ditemukan perawinya. al-Khubawi mengutipnya dari kitab Zubdah
al-Wa’izin.1475
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis ini dapat dihukumi palsu, karena beberapa sebab. Pertama, ia belum dapat
ditemukan dalam kitab-kitab yang mu’tabar, termasuk dalam kitab-kitab khusus mengenai
kelebihan hari dan bulan seperti Fada’il al-Awqat karangan al-Bayhaqi, Fada’il Rajab wa alSha’ban karangan ‘Ali al-Qari, Tabyin al-‘Ajab karangan Ibn Hajar, Fada’il al-Shuhur al-Thalath
karangan al-Nabilsi. Kedua, bahasa matan-nya lebih menyerupai bahasa para pemberi nasihat (alwu‘az).
- 1475 Ibid.