إن هللا خلق حبرا من نور حتت العرش مث خلق ملكا له جناحان أحدمها ابملشرق واآلخر ابملغرب، ورأسه حتت العرش ورجاله حتت األرض السابعة، فإذا صلى العبد علي يف شهر شعبان أمر هللا تعاىل ذلك امللك أن يغمس يف ماء احلياة، فيغمس ذلك امللك مث خيرج منه فينفض جناحيه فيقطر من كل ريشة قطرات، فيخلق هللا تعاىل من كل قطرة ملكا يستغفر له إىل يوم القيامة.
“Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menciptakan lautan cahaya di bawah ‘Arash. Kemudian Dia
ciptakan malaikat yang mempunyai sepasang sayap. Salah satu di antaranya ada di timur dan
yang lain ada di barat. Kepalanya terletak di bawah ‘Arash dan kedua kakinya terletak
di bawah bumi yang ke tujuh. Apabila seorang hamba bershawalat untukku pada bulan Sha’ban,
maka Allah Ta’ala menyuruh malaikat tersebut supaya menyelam ke dalam air kehidupan.
Malaikat itupun menyelam, kemudian keluar lagi darinya dan mengibaskan sayapnya, maka
menitiklah dari tiap-tiap bulunya beberapa tetes. Dari tiap-tiap tetes itu, oleh Allah Ta’ala
diciptakan menjadi seorang malaikat yang memohonkan ampunan bagi hamba itu sampai hari
Kiamat.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini tidak disebutkan oleh al-Sakhawi dalam kitab al-Qawl al-Badi’, pada Bab alSalah ‘ala al-Nabi Saw. fi Sha’ban (Bershalawat pada Nabi Saw. di bulan Sha’ban). Beliau hanya
menyebutkan dua buah hadis lain yang redaksinya tidak sampai seperti gharib-nya hadis yang
disebutkan di sini. al-Khubawi mengutip hadis ini dari kitab Zubdah al-Wa’izin.1459
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Kedua hadis yang Penulis tunjukkan, disebutkan oleh al-Sakhawi dan berkata bahwa
beliau belum menemukan hadis ini dalam kitab yang mu’tamad.
1460 Berarti hadis tersebut tidak mempunyai asal yang sahih. Karena itu, hadis yang disebutkan oleh al-Khubawi di sini dapat dihukumi mawdu’, karena dua sebab. Pertama, karena ia tidak disebutkan oleh al-Sakhawi dalam kitab tersebut di atas. Kedua, karena ciri dan tanda palsu hadis ini sangat jelas, diantaranya pahala
yang terlalu besar untuk amalan yang sederhana.
- 1459 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 298-299; al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 233-234.
- 1460 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 298-299.