أتكلهم النار كل يوم سبعني ألف مرة وكلما أكلتهم قيل هلم عودوا فيعودون كما كانوا وال ميوتون فيها كما قال تعاىل (وأيتيه املوت
من كل مكان وما هو مبيت)1396
“Penghuni neraka dimakan api pada setiap harinya tujuh puluh ribu kali. Dan tiap kali api itu
memakan mereka, maka dikatakanlah kepada mereka, ‘Kembali lagi!’, maka (jasad) mereka pun
kembali lagi seperti sedia kala, sedang di sana mereka tak pernah mati, sebagaimana firman Allah
Ta’ala, ‘Dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tapi ia tidak juga mati.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Ibn Abi Shaybah, Ibn al-Mubarak dan al-Bayhaqi, juga oleh
Ibn Abi Hatim, ‘Abd bin Humayd dan Ibn al-Mundhir seperti yang dikutip oleh al-Suyuti.
Semuanya dari Hasan al-Basrisecara mursal, sebagai tafsiran beliau terhadap firman Allah SWT.,
كلما نضجت جلودهم بدلناهم جلودا غريهم1397
Hukum Hadis: Mursal, da’if.
Hasan al-Basri adalah seorang tabi’in. Maka riwayatnya yang langsung dari Rasulullah
Saw. adalah mursal. Mursal merupakan jenis hadis da’if
- 1396 al-Qur’an, Ibrahim 14: 17.
- 1397 al-Qur’an, al-Nisa’ 4: 56; Ibn Abi Shaybah, al-Musannaf, Kitab Dhikr al-Nar, Bab Ma Dhukir Fima U’iddli Ahl al-Nar; Ibn al-Mubarak, al-Zuhd, jil. 2, hlm. 90; al-Bayhaqi, al-Ba’ath, hlm. 318, h.n. 578; al-Suyuti, al-Budur al-Safirah, hlm. 343; al-Suyuti, al-Durr al-Manthur, jil. 2, hlm. 310-311.