إن هللا إذا خلق العبد للجنة استعمله بعمل أهل اجلنة حىت ميوت على عمل أهل اجلنة فيدخل به اجلنة، وإذا خلق العبد للنار استعمله بعمل أهل النار حىت ميوت على عمل أهل النار فيدخل به النار.
“Sesungguhnya apabila Allah menciptakan seorang hamba untuk masuk surga, maka Dia jadikan
orang itu melakukan perbuatan penghuni surga, sehingga ia pun mati dalam keadaan melakukan
perbuatan penghuni surga, dan dengan demikian iapun masuk surga. Dan apabila Allah
menciptakan seorang hamba untuk masuk neraka, maka Dia jadikan orang itu melakukan
perbuatan penghuni neraka, sehingga ia mati dalam keadaan melakukan salah satu perbuatan
penghuni neraka, dan dengan demikian iapun masuk neraka.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, al-Tirmidhi dan Malik. Semuanya melalui
Muslim bin Yasar dari ‘Umar. Abu Dawud juga meriwayatkannya dari Muslim bin Yasar dari
Nu’aym bin Rabi’ah dari ‘Umar.1381
Hukum Hadis: Hasan.
al-Tirmidhi mengatakan bahwa hadis ini hasan. Muslim bin Yasar tidak mendengar dari
‘Umar. hadis ini telah diriwayatkan dengan sanad bahwa antara Muslim dan ‘Umar terdapat
seorang perawi.1382 Menurut al-Mizzi, riwayat Muslim bin Yasar al-Juhani dari ‘Umar yang benar
adalah melalui Nu’aym bin Rabi’ah. Sedangkan Nu’aym bin Rabi’ah menurut pendapat Ibn Hajar
diterima (maqbul).1383 Jadi riwayat dari Muslim bin Yasar dari ‘Umar adalah da’if, karena
sanadnya terputus, sedangkan riwayat dari Muslim bin Yasar dari Nu’aym dari ‘Umar adalah
hasan. Maka hadis ini dapat dihukumi hasan dengan sanad yang kedua.
- 1381 Abu Dawud, Sunan, Kitab al-Sunnah, Bab fi al-Qadr, h.n. 4703 dan 4704; al-Tirmidhi, Sunan, Kitab alTafsir, Bab Surah al-A‘raf, h.n. 3075; Malik, Muwatta’, Kitab al-Qadr, Bab al-Nahy ‘an al-Qawl bi al-Qadr.
- 1382 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Tafsir, Bab Surah al-A‘raf, h.n. 3075.
- 1383 Lihat biografi Muslim bin Yasar dalam al-Mizzi, Tahdhib al-Kamal, jil. 27, hlm. 556; Ibn Hajar, Taqrib
al-Tahdhib, hlm. 531; dan biografi Nu’aym dalam Ibn Hajar, Taqrib al-Tahdhib, hlm. 565.