Hadis 480


أفضل عبادات أميت قراءة القرآن

“Ibadah umatku yang paling utama ialah membaca al-Qur’an.”

Takhrij Hadis:

Hadis seperti ini diriwayatkan oleh al-Bayhaqi dalam Shu’ab dari Nu’man bin Bashir. al-
‘Iraqi menjelaskan bahwa ia juga diriwayatkan oleh Abu Nu’aym dalam Fada’il al-Qur’an dari
Anas dan Nu’man bin Bashir, dan oleh al-Hakim dalam al-Tarikh seperti dikatakan oleh alMunawi.1131

Hukum Hadis: Da’if.

al-Munawi mengatakan bahwa dalam sanad hadis ini terdapat ‘Abbas bin al-Fadl dan
‘Ubbad bin Kathir al-Thaqafi atau al-Ramli. ‘Abbas bin al-Fadl al-Arzaq telah dituduh pendusta
oleh Ibn Ma’in. Namun menurut al-Bukhari, hadisnya sangat tidak berarti (dhahaba hadithuh).
Ibn Hajar mengatakan ia da’if. Menurut Abu Hatim dan Ibn Ma’in ‘Ubbad bin Kathir al-Thaqafi
da’if. Ahmad berkata bahwa ia meriwayatkan hadis-hadis palsu. Ibn Hajar menilainya matruk
(ditinggalkan). Ibn Hibban mengkritik pendapat Ibn Ma’in bahwa ‘Ubbad bin Kathir al-Ramli
thiqah, tetapi Ibn Hibban menegaskan bahwa hadisnya tidak diterima. al-Bukhari berkata banyak
kritik terhadap dirinya. Abu Hatim, Abu Zur’ah dan Ibn Hajar menilainya da’if.
1132 al-‘Iraqi, alSuyuti dan al-Munawi menghukumi hadis ini da’if.1133

Hadis ini mempunyai shahid, diantaranya yang diriwayatkan oleh Ibn Qani‘ dari Usayr
bin Jabir, dan al-Sajzi dalam al-Ibanah dari Anas dengan redaksi,

أفضل العبادة قراءة القرآن

Kedua, hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim al-Tirmidhi dari ‘Ubadah bin al-Samit
dengan redaksi,

أفضل عبادة أميت قراءة القرآن نظرا

Namun kedua hadis tersebut dihukumi da’if oleh al-Suyuti.1134


  • 1131 al-Bayhaqi, Shu’ab al-Iman, jil. 2, hlm. 354, h.n. 2022; al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 1, hlm. 356; al-Suyuti,
    al-Jami’ al-Saghir, jil. 1, hlm. 168; al-Munawi, Fayd al-Qadir, jil, 2, hlm. 52.
  • 1132 al-Munawi, Fayd al-Qadir, jil, 2, hlm. 52; lihat biografi ‘Abbas bin al-Fadl dalam al-Dhahabi, Mizan alI’tidal, jil. 2, hlm. 385-386; Ibn Hajar, Taqrib al-Tahdhib, hlm. 294; dan lihat biografi ‘Ubbad bin Kathir al-Thaqafi dan ‘Ubbad bin Kathir al-Ramli dalam al-Razi, al-Jarh wa al-Ta’dil, jil. 84-85; Ibn Hibban, al-Majruhin, jil. 2, hlm.166-170; al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 2, hlm. 370-375; Ibn Hajar, Taqrib al-Tahdhib, hlm. 290.
  • 1133 al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 1, hlm. 356; al-Suyuti, al-Jami’ al-Saghir, jil. 1, hlm. 168; al-Munawi, Fayd alQadir, jil. 2, hlm. 52.