Hadis 386


لما وصل النبي إلى الدرجات العاليات والمراتب الرفيعة أوحى الله تعالى إليه: يا محمد بماذا أشرفك؟ قال له: تشرفني بأن تنسبني إلى نفسك بالعبودية. فأنزل الله تعالى سبحان الذي أسرى بعبده ليلا911

“Ketika Nabi Saw. telah sampai pada kedudukan yang tinggi dan martabat yang luhur, Allah memberikan wahyu padanya, ‘Wahai Muhammad dengan apa aku membuatmu mulia?’ Nabi Saw. menjawab, ‘Engkau menjadikanku mulia dengan menisbahkan diriku pada-Mu dengan ubudiah.’ Maka Allah Swt. menurunkan ayat, ‘Mahasuci Zat yang memperjalankan hamba-Nya pada malam hari…’”

Takhrij Hadis:

Hadis ini belum ditemukan dalam pelbagai kitab hadis yang ada pada Penulis. al-Khubawi mengutip hadis ini dari kitab Mi’rajiyyah dan berkata 912…وصل لما :النسفي البرهان قال

“al-Burhan al-Nasafi berkata, ‘Ketika telah sampai…’”
Hadis ini secara teks tidak dinisbahkan sebagai sabda Rasulullah Saw., tetapi sebagai perkataan al-Burhan al-Nasafi, namun ia mempunyai makna sama dengan hadis marfu’. Sebab perkara seperti ini termasuk yang tidak mungkin diketahui oleh akal manusia biasa.

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Karena belum dapat ditemukan di pelbagai kitab yang mu’tamad dan ia hanya dikutip dari kitab Mi’rajiyyah, dan kitab tersebut tidak mu’tamad, maka kemungkinan hadis ini palsu sangat besar.

al-Bayhaqi setelah menyebutkan beberapa hadis tentang Isra’ dan Mi’raj yang menurut beliau sanadnya kuat, berkata bahwa hadis-hadis tentangnya banyak sekali, dan mayoritas diriwayatkan dengan sanad sangat da’if dan palsu. Kemudian beliau menyebutkan puluhan hadis yang menurut beliau da’if, tapi mendekati sangat da’if. Begitu juga yang sebetulnya sangat da’if.913 Namun demikian, hadis ini tidak tersebut dalam semua hadis yang disebutkan. Ini menunjukkan, bahwa hadis ini palsu.


  • 911 al-Qur’an, al-Isra’ 15: 1.
  • 912 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 127.
  • 913 al-Bayhaqi, Dala’il al-Nubuwwah, jil. 2, hlm. 354-405.