من سلك طريقا إلى العلم سلك الله به طريقا إلى الجنة، وإن العالم يستغفر له من في السموات ومن في الأرض حتى الحيتان في البحر، وأن العلماء ورثة الأنبياء.
“Siapa menempuh jalan menuju ilmu, maka dengannya Allah akan menunjukkan jalan menuju surga. Dan sesungguhnya orang yang berilmu itu dimohonkan ampun oleh makhluk-makhluk di bumi, sampai ikan-ikan di laut. Sesungguhnya ulama itu pewaris para nabi.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini menurut al-Khubawi diriwayatkan dari Abu Hurayrah, akan tetapi yang benar adalah dari Abu al-Darda’ yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibn Majah dan Ibn Hibban dengan redaksi yang sedikit berbeda. Di samping itu, lafaz di sini juga sudah diringkaskan.166 Sedangkan riwayat Abu Hurayrah ada dalam Sahih Muslim dan Sunan al-Tirmidhi. Akan tetapi lafaznya jauh berbeda meskipun dalam bab yang sama, yaitu keutamaan menuntut ilmu.
من سلك طريقا إلى العلم سلك الله به طريقا إلى الجنة، وإن العالم يستغفر له من في السموات ومن في الأرض حتى الحيتان في البحر، وأن العلماء ورثة الأنبياء.
“Siapa menempuh jalan menuju ilmu, maka dengannya Allah akan menunjukkan jalan menuju surga. Dan sesungguhnya orang yang berilmu itu dimohonkan ampun oleh makhluk-makhluk di bumi, sampai ikan-ikan di laut. Sesungguhnya ulama itu pewaris para nabi.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini menurut al-Khubawi diriwayatkan dari Abu Hurayrah, akan tetapi yang benar adalah dari Abu al-Darda’ yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibn Majah dan Ibn Hibban dengan redaksi yang sedikit berbeda. Di samping itu, lafaz di sini juga sudah diringkaskan.166 Sedangkan riwayat Abu Hurayrah ada dalam Sahih Muslim dan Sunan al-Tirmidhi. Akan tetapi lafaznya jauh berbeda meskipun dalam bab yang sama, yaitu keutamaan menuntut ilmu.
Hukum Hadis: Sahih.
- 166 Abu Dawud, Sunan, Kitab al-‘Ilm, Bab al-Hath ‘ala Talab al-‘Ilm. h.n. 3641; Ibn Majah, Sunan, Kitab al-Muqaddimah, Bab Fadl al-‘Ulama’, h.n. 223; Ibn Hibban, Sahih, Kitab al-‘Ilm, Bab Dhikr Wasf al-‘Ulama’, h.n. 88.