إنه أتاني الملك فقال: يا محمد أما يرضيك أن ربك عز وجل يقول إنه لا يصلي عليك أحد من أمتك إلا صليت عليه عشرا، ولا يسلم عليك أحد من أمتك إلا سلمت عليه عشرا. قلت: بلى.
“Sesungguhnya telah datang kepadaku seorang malaikat, lalu berkata, ‘Ya Muhammad, tidak senangkah engkau jika Tuhanmu Yang Maha Perkasa dan Maha Agung berfirman; ‘Tidak seorang pun dari umatmu yang bershalawat kepadamu, melainkan Aku merahmatinya sepuluh kali; dan tidak seorang pun dari umatmu yang mengucapkan salam kepadamu, melainkan Aku menyalaminya sepuluh kali?’ Aku menjawab; ‘Tentu.’”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh al-Nasa’i, Ahmad, al-Darimi dan Ibn Hibban. Semuanya dari Abu Talhah al-Ansari. Lafal ini hampir sama dengan lafal Ibn Hibban, sedangkan lafal yang lainnya tanpa menyebutkan kata-kata بلى.813
Hukum Hadis: Hasan.
al-Sakhawi mengatakan bahwa sanad Ibn Hibban terdapat Sulayman sahaya al-Hasan bin ‘Ali. Ia menurut al-Nasa’i tidak masyhur. al-Dhahabi mengatakan bahwa tidak ada yang meriwayatkan darinya, kecuali Thabit al-Bunani. Namun al-Sakhawi menambahkan bahwa Sulayman tidak menyendiri dalam meriwayatkan hadis ini. Ia telah diikuti (taba‘ah) Ishaq bin Ka’ab seperti yang diriwayatkan Ahmad dengan sanad yang da’if.814 Karena itu, hadis ini menjadi Hasan.
- 813 al-Nasa’i, Sunan, Kitab al-Sahw, Bab Fadl al-Taslim ‘ala al-Nabi Saw. h.n. 1283; Ahmad, Musnad, jil. 4, hlm. 429; al-Darimi, Sunan, Kitab al-Raqa’iq, Bab Fadl al-Salah ‘ala al-Nabi Saw.; Ibn Hibban, Sahih, Kitab al- Raqa’iq, Bab al-Ad’iyah, h.n. 911.
- 814 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 161-162.