من كان له مال فليتصدق بماله، ومن كان له علم فليتصدق بعلمه، ومن كان له قوة فليتصدق بقوته.
“Siapa mempunyai harta, maka hendaklah ia bersedekah dengan hartanya. Siapa mempunyai ilmu, maka hendaklah bersedekah dengan ilmunya. Dan siapa mempunyai kekuatan, hendaklah bersedekah dengan kekuatannya.”
Takhrij Hadis:
al-Khubawi mengutip hadis ini dari kitab Jami’ al-Azhar. Dalam kitab tersebut al-Suyuti menjelaskan bahwa ia diriwayatkan oleh Ibn Sunni dari Ibn ‘Umar dengan lafal yang sama, namun tanpa penggalan terakhir,
ومن كان له قوة فليتصدق بقوته792
Hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Sunni secara umum tanpa menjelaskan kitab tertentu, biasanya dimaksudkan adalah riwayat beliau dalam kitab ‘Amal al-Yawm wa al-Laylah. Namun hadis ini tidak ditemukan dalam kitab tersebut. Kemungkinannya, Ibn Sunni meriwayatkannya dalam kitab lain, namun al-Suyuti lupa menyebutkannya.
Hukum Hadis: -da’if,
Hukum hadis ini belum dapat dipastikan. Seperti yang akan dijelaskan pada bab ketiga nanti, hadis seperti ini dapat dihukumi atau lebih mendekati hadis da’if, dengan tidak menutup kemungkinan ia lebih kuat dari itu atau sebaliknya.
- 792 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 105; al-Suyuti, al-Jami’ al-Kabir/al-Azhar, jil. 7, hlm. 358, h.n.22929.