من صلى علي مرة فلا ذنب له ذرة ولاحبة.
“Siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka ia tidak mempunyai dosa lagi barang satu zarah maupun satu biji.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini belum ditemukan perawinya. Ia ditemukan dalam beberapa kitab Shi’ah, diantaranya disebutkan oleh al-Shabzawari dalam Jami’ al-Akhbar tanpa menyebutkan sanad maupun perawinya, termasuk perawi sahabat. al-Majlisi mengutipnya dalam Bihar al-Anwar dari Jami’ al-Akhbar.656
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis ini dihukumi palsu, karena ia hanya disebutkan dalam kitab yang tidak mu’tabar dan tanpa menyebutkan sanad. Selain itu, al-Sakhawi menyebutkan hadis yang maksudnya sama dengan lafal,
من صلى علي صلاة واحدة أمر الله حافظيه أو لا يكتبا عليه ذنبا ثلاثة أيام .
Dalam riwayat lain,
من صلى علي صلاة واحدة لم يلج النار حتى يعود اللبن في الضرع
Beliau berkata bahwa ke-thabat-annya perlu dikaji (fi thubutih nazar).657
- 656 al-Sabazawari, Jami’ al-Akhbar, hlm. 153, h.n. 345; al-Majlisi, Bihar al-Anwar, jil. 91, hlm. 63.
- 657 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 178.