Hadis 208


من أحب الله تعالى أكثر ذكره

“Siapa yang mencintai Allah Swt., maka ia akan banyak mengingat-Nya.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini menurut al-Khubawi dikutip dari kitab al-Jami’ al-Saghir. Namun Penulis tidak menjumpai hadis ini di dalamnya. Yang ditemukan hadis dengan lafal dan makna berbeda. hadis yang dimaksud disebutkan sendiri oleh al-Khubawi pada hadis ke 210. Selain itu, terdapat hadis lain dalam masalah ini, yang disebutkan al-Suyuti, yaitu:

من أحب لله وأبغض لله، وأعطى لله، ومنع لله، فقد استكمل الإيمان

“Siapa yang mencintai karena Allah, marah karena Allah, memberi karena Allah, dan mencegah diri karena Allah, maka telah sempurna imannya.”
Dalam Shu’ab al-Iman, al-Bayhaqi meriwayatkan hadis mawquf dari Malik bin Dinar sebagai perkataan beliau;

علامة حب الله دوام ذكره، لأن من أحب شيئا أكثر من ذكره

“Tanda cinta kepada Allah adalah selalu mengingat-Nya, karena siapa saja yang mencintai sesuatu, maka ia banyak-banyak mengingatnya.”
Lafal ini lebih mendekati lafal yang disebutkan al-Khubawi.511

Hukum Hadis: Maqtu‘, da’if.

Riwayat al-Bayhaqi merupakan perkataan Malik bin Dinar. Beliau adalah seorang Tabi‘in.

Jadi riwayat dari beliau disebut maqtu’, dan maqtu’ adalah satu dari jenis hadis da’if.


  • 511 al-Bayhaqi, Shu’ab, Jil.1, hlm. 388, h.n. 501; al-Suyuti, al-Jami’ al-Saghir, jil. 2, hlm. 478.