Hadis 189


من كان له امرأتان فمال إلى أحدهما دون الآخرى – وفي رواية: ولم يعدل بينهما – جاء يوم القيامة وأحد شقيه مائل.

“Siapa mempunyai dua orang istri, lalu condong pada seorang di antara keduanya, bukan yang lainnya,” menurut riwayat lain, “dan tidak berlaku adil di antara keduanya,” maka ia datang pada hari Kiamat, sedang salah satu dari kedua sisinya miring.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, al-Tirmidhi, al-Nasa’i, Ibn Majah dan lain-lain dari Abu Hurayrah secara marfu’ melalui Hammam bin al-Munabbih.474

Hukum Hadis: Sahih.

At-Tirmidhi berkata; kami tidak mengetahui hadis ini diriwayatkan secara marfu’ kecuali Hamma^mm, dan dia thiqoh. Begitu juga apa yang dikatakan al-Bazza r, seperti yang, dinukil al- Zayla’i.

Dalam kitab al-Ilal, al-Tirmidhi meriwayatkan hadis ini secara mawquf sebagai perkataan Qathadah, namun beliau menegaskan bahwa hadis Hammam mendekati kebenaran, beliau tsiqoh dan hafiz. AlHakim, as -Suyuthi dan al-Munawi juga telah menghukumkan hadis ini dengan sahih


  • 474 Abu Dawud, Sunan, Kitab al-Nikah, Bab al-Qasm Bayn al-Nisa’, h.n. 2133; al-Nasa’i, Sunan, Kitab ‘Ashrah al-Nisa’ Bab Mayl al-Rajul ila Ba‘d Nisa’ih Duna Ba‘d, h.n. 3942; al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Nikah, Bab Ma Ja’a fi al-Taswiyah Bayn al-Dara’ir, h.n. 1141; Ibn Majah, Sunan, Kitab al-Nikah, Bab al-Qismah, h.n. 1979.