أتاني جبريل وإسرافيل وعزرائيل وميكائيل عليهم السلام فقال جبريل: يا رسول الله من صلى عليك عشر مرات أنا آخذ بيدي وأمره على الصراط، وقال ميكائيل: أنا أسقيه من حوضك، وقال إسرافيل: أنا أسجد لله ما أرفع رأسي حتى يغفر الله له، وقال عزرائيل: أنا أقبض روحه كما قبضت أرواح الأنبياء عليهم الصلاة والسلام.
“Jibril, Israfil, Izra’il dan Mika’il telah datang kepadaku. Maka berkatalah Jibril: “Ya Rasulallah, siapa bershalawat kepadamu sepuluh kali, maka aku menuntun tangannya dan urusannya di atas sirat.” Sedang Mika’il berkata: “Aku memberinya minum dari telagamu.” Dan Israfil berkata: “Aku bersujud kepada Allah, tidak aku angkat kepalaku sehingga Allah mengampuninya.” Dan Izra’il berkata: “Aku mencabut ruhnya, sebagaimana aku mencabut ruh para Nabi.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini belum dapat ditemukan perawinya. al-Khubawi mengutipnya dari kitab Tafsir al-Lubab.345
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis ini dinilai palsu karena beberapa sebab. Pertama, hadis ini tidak ditemukan dalam kitab-kitab rujukan yang mu’tabar, termasuk dalam beberapa kitab khas mengenai kelebihan bershalawat pada Nabi Saw. Kedua, kandungan maknanya salah, yaitu mengenai arwahnya akan dicabut sebagaimana dicabutnya arwah para nabi. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al- Bukhari, ‘A’ishah menjelaskan sakit yang dirasakan Nabi Saw. ketika ruhnya dicabut jauh lebih dahsyat dibanding arwah manusia biasa.346 Jadi, bagaimana mungkin pahala itu berupa balasan yang lebih sukar dan lebih buruk. Karena itu, hadis ini dapat dinilai palsu.
- 345 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 37.\
- 346 Lihat al-Bukhari, Sahih, Kitab al-Maghazi, Bab Marad al-Nabi Saw. wa Wafatih, h.n.4175.