من حافظ على الصلوات كانت له نورا وبرهانا ونجاة يوم القيامة، ومن لم يحافظ عليها لم تكن له نورا وبرهانا ونجاة.
“Siapa memelihara shalat-shalatnya, maka baginya cahaya, tanda bukti dan keselamatan pada hari Kiamat. Dan siapa yang tidak memeliharanya, maka shalat itu tidak menjadi cahaya, tanda bukti maupun keselamatan baginya.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Ahmad, Ibn Hibban, al-Darimi dan al-Tabarani dari ‘Abdullah bin ‘Amru.322
Hukum Hadis: SaHih.
Semua perawi di atas meriwayatkan hadis ini dengan jalur yang sama dengan Ahmad. al- Haythami mengatakan bahwa perawi-perawi dalam sanad Ahmad adalah thiqat.323
- 322 Ahmad, Musnad, jil. 2, hlm. 169; Ibn Hibban, Sahih, Kitab al-Salah, Bab Ma Yukrah li al-Musalli wa Ma La Yukrah, h.n. 1465; Sulayman bin Ahmad bin Ayyub al-Tabarani, al-Mu’jam al-Awsat, Tah. Dr. Mahmud al- Tahhan, Maktabah al-Ma’arif, al-Riyad, 1986, jil. 2, hlm. 1877; ‘Abd Allah bin ‘Abd al-Rahman bin Fadl al-Darimi, Sunan al-Darimi, Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Bayrut, t.th, Kitab al-Riqaq, Bab fi al-Muhafazah ‘ala al-Salah.
- 323 al-Haythami, Majma’ al-Zawa’id, jil. 1, hlm. 292.