إن أولى الناس بي يوم القيامة أكثرهم علي صلاة.
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisiku pada Hari Kiamat ialah orang yang paling banyak membaca salawat untukku.”
Takhrij Hadis: hadis ini diriwayatkan oleh al-Tirmidhi, Ibn Hibban dan Ibn Abi Shaybah. Semuanya melalui Musa bin Ya’qub.119
Hukum Hadis: Hasan.
al-Tirmidhi menilai hadis ini hasan gharib. Sedangkan Ibn Hibban men-sahih-kannya. Permasalahannya di sini terletak pada Musa bin Ya’qub. Dijelaskan al-Sakhawi, al-Daraqutni mengatakan bahwa Musa telah sendirian (sanad-nya berlainan dengan sanad perawi lain). Maka, hadis ini dikatakan oleh al-Tirmidhi sebagai hasan tetapi gharib. Maksudnya adalah gharib dari tariq ini. Namun, karena hadis ini mempunyai shahid dalam riwayat al-Baihaqi yang sanad-nya tidak bermasalah, maka Ibn Hajar tetap meng-hasan-kannya. Kesimpulannya, hadis ini hasan.120
- 119 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Salah, Bab al-Salah ‘ala al-Nabi, h.n. 484; Ibn Hibban, Sahih, Kitab al- Raqa’iq, Bab al-Du’a’, h.n. 908; ‘Abd Allah bin Muhammad bin Abi Shaybah, al-Kitab wa al-Musannaf fi al-Ahadith wa al-Athar, Sunt. Kamal Yusuf al-Hut, Dar al-Taj, Bayrut, 1989, jil. 11, hlm. 505.
- 120 al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 191; Ibn Hajar, Fath al-Bari, jil. 11, hlm. 167.