Hadis 426


مرحبا بك وبمن أقدمك، جئت من قوم أحبهم الله. فقال: يا رسول الله، يقول الفقراء إن الأغنياء قد ذهبوا بالخير كله، هم يحجون ولا نقدر عليه، ويتصدقون ولا نقدر عليه، ويعتقون ولا نقدر عليه، وإذا مرضوا بعثوا بفضل أموالهم ذخرا . فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: سلم على الفقراء وبلغهم عني أن من صبر منكم واحتسب فله ثلاث حصال ليست للأغنياء: الأولى أن في الجنة غرفة من ياقوتة حمراء ينظر إليها أهل الجنة كما ينظر أهل الدنيا إلى النجوم ولا يصل إليها إلا نبي أو ولي أو شهيد أو مؤمن فقير، والثانية يدخل الفقراء الجنة قبل الأغنياء بنصف يوم وهو مقدار خمسمائة عام يتمتعون فيها حيثما شاءوا، ويدخل سليمان بن داود عليه السلام بعد دخول الأنبياء بأربعين عاما بسبب المال والملك الذي أعطاه الله تعالى في الدنيا.

“Selamat datang kepadamu dan orang yang mengajakmu,” sambut Rasul. “Engkau datang dari orang-orang yang dicintai Allah.” Delegasi itu berkata, “Ya Rasulallah orang-orang fakir itu berkata, bahwa orang-orang kaya itu benar-benar memborong kebaikan seluruhnya. Mereka berhaji, sedang kami tidak mampu melakukannya. Mereka bersedekah sedang kami tidak mampu melakukannya. Mereka memerdekakan hamba sahaya, sedang kami tidak mampu melakukannya. Dan apabila mereka sakit, mereka menyuruh ambil simpanan, dikarenakan harta mereka yang berlebih.” Maka bersabdalah Nabi Saw., “Sampaikan salam kepada orang-orang fakir itu dan sampaikan kepada mereka pesanku, bahwa siapa di antara kalian yang bersabar dengan ikhlas, maka ia akan memperoleh tiga perkara yang tidak diberikan kepada orang-orang kaya. Pertama, dalam surga ada sebuah ruangan yang dipandangi oleh penghuni surga seperti halnya penghuni dunia ini memandang bintang-bintang. Takkan sampai ke tempat itu selain seorang nabi, seorang wali, seorang shahid atau seorang mukmin yang fakir. Kedua, orang-orang fakir akan masuk surga

setengah hari sebelum orang-orang kaya, yang itu sama dengan 500 tahun, di mana mereka dapat menikmati tempat mana saja yang mereka kehendaki. Sedang Sulayman bin Dawud a.s. masuk surga 40 tahun setelah masuknya para nabi lainnya. Dikarenakan harta dan kerajaan yang telah diberikan Allah Ta’ala kepadanya di dunia.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini sama dengan hadis ke 369.999

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.


  • 999 Lih. hlm. 325.