من صلى صلاة لم يصل فيها علي وعلى أهل بيتي لم تقبل منه.
“Siapa saja yang menunaikan shalat, ia tidak bershalawat padaku dan keluargaku, maka takkan diterima shalatnya.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh al-Daraqutni dan al-Bayhaqi dari Abu Mas’ud secara marfu’ melalui Jabir al-Ju’fi. al-Daraqutni telah meriwayatkannya juga secara mawquf dengan lafal berbeda sebagai perkataan Abu Mas’ud melalui Jabir di atas. Beliau mengatakan bahwa yang mawquf lebih benar.801
Hukum Hadis: Mawquf, sanadnya sangat da’if.
Biografi Jabir al-Ju’fi telah dijelaskan pada hadis yang sebelumnya. hadis ini telah dihukumi da’if oleh al-Daruqutni dan al-Bayhaqi. Namun menurut Penulis, da’if yang dimaksudkan di sini adalah sangat da’if, sebab kredibilitas al-Ju’fi yang bukan saja da’if, melainkan sangat da’if.802
- 801 al-Daraqutni, Sunan, Kitab al-Salah, Bab Wujub al-Salah ‘ala al-Nabi Saw. fi al-Tashahhud, jil. 1, hlm. 355; al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 257.
- 802 Lih. al-Zayla’i, Nasb al-Rayah, jil. 1, hlm. 427; al-Sakhawi, al-Qawl al-Badi’, hlm. 257.