Hadis 468


 إذا رأيتم الرجل يالزم املسجد فاشهدوا له ابإلميان كما قال تعاىل(إمنا يعمر مساجد هللا من آمن ابهلل واليوم اآلخر )1101. وكما قال تعاىل (ومن أظلم ممن منع مساجد هللا أن يذكر فيها امسه وسعى يف خراهبا، أولئك ما كان هلم أن يدخلوها إال خائفني)1102

“Apabila kamu melihat seseorang senantiasa pergi ke masjid, maka saksikanlah bahwa ia
beriman, sebagaimana firman Allah, ‘Yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orangorang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir’ dan juga sebagaimana firman-Nya, ‘Dan
siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi disebutkannya nama Allah
dalam masjid-masjid-Nya dan dan berusaha merobohkannya? Mereka itu tidak patut masuk ke
dalamnya, kecuali dengan rasa takut (kepada Allah).’”

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh al-Tirmidhi, Ibn Majah, Ahmad, Ibn Khuzaymah, Ibn Hibban,
al-Darimi, ‘Abd bin Humayd dan lainnya. Semuanya dari Abu Sa’id melalui Darraj Abu Samh.1103

Hukum Hadis: Da’if

Dalam biografi Darraj Abu Samh ditemukan, menurut Ahmad, hadis-hadis riwayatnya
munkar (ahadithuh manakir). Ibn Ma’in berpendapat ia riwayatnya tidak mengapa diambil (lays
bih ba’s). Dalam riwayat lain thiqah. al-Nasa’i menyatakan, ia meriwayatkan hadis munkar
(munkir al-hadith). Dalam riwayat lain lays bi qawiy). al-Daraqutni berkata ia da’if. Dalam
riwayat lain matruk (ditinggalkan). Abu Hatim hanya menilainya da’if. Ibn Hajar
menyimpulkannya jujur, namun dalam riwayatnya dari Abu al-Haytham terdapat kelemahan.1104

Hadis ini telah dihukumi sahih oleh al-Hakim, tetapi ditolak oleh al-Dhahabi, karena
Darraj banyak meriwayatkan hadis munkar (kathir al-manakir). al-Suyuti menghukuminya sahih,
namun ditolak oleh al-Munawi dengan menyebutkan perkataan al-Dhahabi di atas dan pendapat
Maghlatai yang menghukumi hadis ini da’if. al-Tirmidhi menghukuminya hasan gharib.1105

Menurut Penulis, menghukuminya da’if adalah lebih tepat, sebab Darraj masih dinilai
sebagai perawi yang jujur oleh Ibn Hajar, tetapi beliau menambahkan bahwa riwayatnya dari Abu
al-Haytham da’if.1106 Karena hadis ini riwayat Darraj dari Abu al-Haytham, maka hadis ini da’if


  • 1101 al-Qur’an, al-Tawbah 9: 18.
  • 1102 al-Qur’an, al-Baqarah 2: 114.
  • 1103 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Iman, Bab Ma Ja’a fi Hirmah al-Salah, h.n. 2617 dan lihat h.n. 3093; Ibn
    Majah, Sunan, Kitab al-Masajid wa al-Jama‘ah, Bab Luzum al-Masajid wa Intizar al-Salah, h.n. 802; Ahmad,Musnad, jil. 3, hlm. 67 dan 76; Ibn Khuzaymah, Sahih, Kitab al-Imamah fi al-Salah, Bab al-Shahadah bi al-Iman li ‘Ummar al-Masjid, h.n. 1502; Ibn Hibban, Sahih, Kitab al-Salah, Bab Fadl al-Salawat al-Khams, h.n. 1718; alDarimi, Sunan, Kitab al-Salah, Bab al-Muhafazah ‘ala al-Salah; ‘Abd bin Humayd, al-Muntakhab min Musnad ‘Abd bin Humayd, Tah. al-Sayyid Subhi al-Samiri dan Mahmud Muhammad Khalil al-Sa’di, ‘Alam al-Kutub, Bayrut,1988, hlm. 289, h.n. 923.